Ketahui Cara Membaca Kode Ukuran Pada Ban Mobil Dengan benar

Ban adalah bagian yang penting dari sebuah kendaraan. Komponen ini lah yang bersentuhan langsung dengan aspal dan menjaga agar kendaraan dapat melaju dengan mulus. Oleh karena itu, minimal kita harus dapat membaca kode-kode ukuran pada permukaan ban untuk bisa mengerti agar tidak sampai salah membeli.

Tapi tidak sedikit pemilik mobil yang kadang dibuat bingung ketika ingin mengganti ban mereka yang sudah aus. Padahal dengan membaca kode pada dinding ban, dapat dengan mudah ditentukan jenis ban yang perlu untuk dibeli. Berikut panduan untuk memahami kode khusus yang tertera pada ban.

Kode Ukuran Ban Mobil

Kode yang paling jelas tertera adalah kode ukuran dan jenis ban. Biasanya mempunyai format penulisan seperti 205/55 R16 91V. Hal ini berurutan merujuk pada ukuran tapak ban dalam milimeter, tebal penampang ban dalam persen, jenis ban dan terakhir diameter velg yang bisa dipasangkan pada ban. Ban mobil dibagi menjadi 3 jenis yaitu B untuk biasa, R untuk radial dan TL untuk tubeless.

Indeks Beban

Ban mobil mempunyai kapasitas beban maksimum yang mampu ditanggungnya. Pada dinding ban kode ini biasanya ditunjukan dengan 2 angka numerik yang tertera setelah kode ukuran dan jenis ban. Jumlah total beban yang dapat ditanggung bervariasi mulai dari 265 kilogram hingga 800 kilogram. Tapi yang perlu diingat adalah ukuran beban ini untuk satu buah ban, jadi untuk mobil biasa total beban yang bisa ditanggung tinggal dikalikan empat.

Kode               Beban Maksimal (kilogram)

62                      265
63                      272
64                      280
66                      300
68                      315
70                      335
73                      365
75                      387
80-89               450 – 580
90-100             600 – 800

Kecepatan Maksimum Ban

Biasanya setelah kode Indeks Bebanakan tertera sebuah huruf yang menandakan batas kecepatan maksimum. Ban juga memiiki batasan kecepatan yang bisa ditahan dan diharapkan tidak memacu mobil melebihi batas maksimum ini.

Hal ini sangat ditentukan oleh kualitas dan desain ban, semakin tinggi batas kecepatan maksimum maka harganya juga akan lebih mahal. Kode huruf yang digunakan adalah mulai dari P untuk 150 kilometer/jam sampai y untuk kecepatan maksimum lebih dari 300 kilometer/jam. Lucunya kode U digantikan oleh huruf H untuk batas kecepatan 210 kilometer/jam.

Kode               Kecepatan maksimal (kilometer/jam)

P                      150
Q                     160
R                      170
S                      180
T                      190
H                     210
V                      240
W                    270
Y                      >300

Membaca Kode Ban

Jadi dari uraian di atas pastinya sekarang pembaca sudah tidak bingung lagi mengartikan kode pada dinding ban. Untuk itu coba kita beri contoh kode ban dengan uraian 205/55 R16 89H. Dari kode tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:

205 : Lebar tapak ban adalah 205 milimeter
55 : Tinggi profil ban 55% x 205 milimeter
R : Jenis ban radial
16 : Ban diperuntukan untuk velg 16 inci
89 : Batas beban maksimum 580 kilogram/roda
H : Batas Laju Maksimum 210 kilometer/jam

Kode Penting Lain

Kode lain yang perlu diperhatikan adalah TWI atau Tear Wear Indicator dan kode waktu pembuatan. Kode TWI biasanya berbentuk segitiga ini menunjukan batas keausan ban dan menentukan kapan ban harus diganti.

Segera ganti ban kalau sudah menyentuh batas ini untuk menghindari ban pecah atau bocor. Sedangkan kode tahun pembuatan berupa 4 angka numerik yang biasanya terletak dekat dengan TWI. Kode pembuatan 3217 berarti ban diproduksi oleh pabrik pada minggu ke-32 tahun 2017.

Share this post